ninune goin nunmuldo moreugo aesseo oemyeon
ijen aljiman neomu neujeun geongabwa
nuneul gamado neoman boindan mallya
neoman bureundan mariya neol saranghandan mariya
ibeul magado neoman bureundan mallya
Shalat lima waktu adalah kewajiban (fardhu) 'ain bagi setiap muslim dan
muslimah. Allah telah menentukan waktu-waktunya. Sebagaimana Allah SWT juga
telah memberikan rukhsah (keringanan) bagi musafir atau orang sakit dalam
pelaksanaannya.
Namun rukhsah yang Allah berikan tidak berarti boleh
dikerjakan sesukanya. Tayammum misalnya, baru boleh dikerjakan bila memang tidak
didapat air setelah berusaha mencarinya. Namun dalam kondisi anda berada di
tengah kota, tidak bisa dikatakan bahwa anda boleh bertayammum. Bukankah di
tengah jalanan yang macet itu justru banyak penjaja minuman kemasan? Apakah
minuman kemasan bukan termasuk air? Bukankah di kanan kiri jalan itu ada gedung
yang pasti memiliki kran air? Karena itu bertayammum di tengah kota yang
berlimpah dengan air tidak dapat dibenarkan.
Begitu juga dengan menjama'
shalat Maghrib dan 'Isya'. Waktu Maghrib memang sangat sempit sehingga harus
segera dikerjakan. Tetapi waktu 'Isya' sangat panjang hingga menjelang Subuh.
Karena itu tidak ada alasan untuk menjama` shalat Isya` dengan
Maghrib.
Designed by EZwpthemes
Converted into Blogger Templates by Theme Craft